Sinopsis
Steve Marshall adalah seorang pengembang teknologi jenius yang di usia 40 tahun tampak memiliki segalanya — kekayaan, ketenaran, dan reputasi sebagai “otak” di balik perusahaan AI terbesar di dunia. Namun di balik layar kesuksesan itu, Steve menyembunyikan sesuatu yang jauh lebih gelap: kegelisahan, kesepian, dan kehilangan jati diri yang kian dalam. Ketika sebuah insiden misterius mengguncang perusahaannya dan membuat Steve dipaksa mengambil cuti, ia memutuskan untuk kembali ke kota kecil tempat ia dibesarkan. Di sana, ia bertemu kembali dengan Anna, teman lama yang dulu menjadi satu-satunya orang yang benar-benar mengenalnya — bukan sebagai ikon, tapi sebagai manusia biasa. Melalui percakapan sederhana, kenangan masa lalu, dan refleksi atas hidup yang penuh ambisi, Steve perlahan dihadapkan pada pertanyaan yang paling sulit: siapa dirinya tanpa kesuksesan, tanpa pujian, tanpa topeng? Dengan gaya visual yang dingin dan intens khas David Fincher, Steve (2025) mengeksplorasi konflik antara kemajuan teknologi dan kemanusiaan, serta pergulatan batin seseorang…