Sinopsis
**Snow Leopard** (2023) adalah film drama berbahasa Tibet yang disutradarai oleh mendiang **Pema Tseden**, salah satu sineas paling berpengaruh dari Tibet. Film ini menjadi karya terakhirnya sebelum wafat pada tahun 2023, dan telah meraih penghargaan Grand Prix di Tokyo International Film Festival ke-36.([Wikipedia][1]) — ### 🎬 Sinopsis Berlatar di Dataran Tinggi Tibet, film ini mengisahkan konflik antara seorang peternak domba bernama **Jinpa** dan keluarganya setelah seekor **macan tutul salju**—spesies langka dan dilindungi—menerobos kandang dan membunuh sembilan ekor domba. Jinpa, yang marah dan merasa dirugikan, ingin membunuh macan tutul tersebut sebagai bentuk balas dendam. Namun, adiknya **Nyima**, seorang biksu dan fotografer satwa liar yang dikenal sebagai “Snow Leopard Monk”, serta ayah mereka, melihat hewan itu sebagai makhluk suci yang harus dihormati dan dilindungi. Kehadiran kru televisi lokal dan pejabat pemerintah yang datang untuk meliput dan menangani situasi tersebut menambah kompleksitas konflik, memunculkan pertentangan antara tradisi, hukum, dan modernitas. ([3 Brothers Film][2])…